Jumat, 31 Mei 2013
PEMBELAJARAN TIK MS.WORD
MASALAH
LINGKUNGAN DAN PEMANASAN GLOBAL
Masalah
lingkungan sudah ada sejak dahulu kala, tetapi dampaknya yang lebih luas mulai
kita rasakan pada beberapa tahun terakhir ini, yang merupakan salah satu dari
akibat berkembangnya teknologi. Kerusakan lingkungan juga mengakibatkan
kerusakan kehidupan, salah satu contohnya adalah asap yang berasal dari buangan mobil dan
pabrik yang kemudian bereaksi dengan matahari, akan mengganggu kesehatan
terutama sistem pernafasan. Beberapa hal pokok yang menyebabkan timbulnya
masalah lingkungan antara lain adalah tingginya tingkat pertumbuhan penduduk,
meningkatnya kualitas dan kuantitas limbah, adanya pencemaran lintas batas
negara.
Masalah
lingkungan saat ini menjadi salah satu isu yang paling sering dibahas baik oleh
pemerintah, peneliti maupun badan organisasi di level internasional maupun
lokal. Beberapa masalah lingkungan global salah satunya adalah perubahan iklim
atau sering disebut dengan pemanasan global. Iklim bumi telah berganti beberapa
kali sepanjang sejarah sampai saat ini, terentang mulai jaman es sampai
periode-periode panjang bumi menjadi hangat dan es mencair. Berdasarkan
sejarah, faktor-faktor alam seperti erupsi vulkanik, perubahan orbit bumi, dan
jumlah energi yang dilepaskan oleh matahari dapat mempengaruhi iklim bumi.
Perubahan iklim telah menjadi masalah yang sering diteliti oleh para ahli.
Masalah perubahan iklim ini muncul bersama krisis ekonomi, kesehatan dan
keselamatan, produksi pangan, keamanan dan dimensi-dimensi yang lain. Perubahan
pola iklim, sebagai misal, mengancam produksi pangan melalui meningkatnya curah
hujan yang tidak normal, meningkatnya permukaan air laut mengkontaminasi
persediaan air tawar di pesisir dan meningkatnya resiko bencana banjir, dan
menghangatnya atmosfer juga membuat penyebaran hama dan penyakit tropis ke
daerah lain.
Beberapa efek lain dari
perubahan iklim antara lain adalah:
- Meningkatnya suhu bumi, rata-rata kenaikan suhu global sekitar 0,74 derajat celcius selama abad 20 ini.
- Terdapat karbondioksida lebih banyak di atmosfer, karbondioksida adalah penyumbang utama terjadinya perubahan iklim.
- Banyak curah hujan dan banyak terjadi kekeringan.
- Kenaikan permukaan air laut, total kenaikan air laut selama abad 20 ini sekitar 0,74 meter dan jauh lebih besar dibandingkan kenaikan selama 2000 tahun sebelumnya.
- Berkurangnya lapisan es terutama pada musim panas.
Masalah
lingkungan yang kedua adalah penipisan lapisan ozon. Penipisan lapisan ozon
adalah konsentrasi molekul ozon yang terdapat di stratosfer. Ozon adalah
senyawa kimia yang terdiri dari 3 atom oksigen. Sekitar 90% dari ozon yang ada
di bumi terdapat di lapisan ozon. Di lapisan atmosfer, ozon dapat menggangu
kesehatan, tetapi di lapisan stratosfer ozon akan melindungi mahkluk hidup dari
sinar ultra violet yang di pancarkan oleh matahari. Berlubangnya lapisan ozon
mengakibatkan semakin banyak radiasi yang mencapai permukaan bumi. Untuk
manusia, pancaran sinar UV yang berlebihan dapat mengakibatkan kanker kulit ,
katarak, dan memperlemah sistem kekebalan tubuh. Peningkatan radiasi UV juga
mengakibatkan berkurangnya hasil panen an gangguan pada rantai makanan di laut.
Selain
penipisan ozon, masih banyak lagi ancaman lingkungan yang dapat mempengaruhi
kehidupan kita, yaitu adanya gas pencemar atau polutan yang menyebabkan efek
rumah kaca. Gas-gas pencemar akan melapisi bumi sehingga sinar matahari yang
berhasil menerobos, panasnya akan menahan tidak dapat lepas kembali ke atmosfer
bebas. Fenomena ini menyerupai efek rumah kaca, suhu dalam rumah kaca lebih
tinggi karena panasnya tidak dapat menembus kaca. Sebenarnya bola bumi ini
tidak ada gas polutan yang membentuk gas rumah kaca seperti CO, Ca2, metana,
maka suhu rata-rata permukaan bumi hanya -18 derajat celcius, suhu yang cukup
dingin bagi kehidupan mahkluk hidup. Tetapi dengan meningkatnya kadar gas rumah
kaca akan meningkat pula efek rumah kaca sehingga suhu permukaan bumi akan naik
pula, yang menyebabkan pemanasan global.
DAFTAR PUSTAKA
Santosa, Kukuh. 2006.
Pengantar Ilmu Lingkungan. UNNES Press. Semarang.
Langganan:
Postingan (Atom)


